Penimbunan dan Pengangkutan

Print

Batubara asalan yang baru saja ditambang dari front tambang selanjutnya di timbun sementara di ROM, yaitu stockpile mini tambang. Penimbunan batubara ini dilakukan secara terpisah untuk masing-masing lapisan batubara yang berbeda. Hal ini mengingat satu lapisan batubara mempunyai spesifikasi kualitas yang berbeda dengan lapisan batubara yang lainnya.
Adapun kegiatan pemisahan timbunan batubara tersebut dilakukan oleh alat berat jenis loader. Dimana unit loader ini mempunyai karakteristik lincah dalam bermanuver ke arah 90 derajat dan mempunyai bucket yang berkapasitas besar.
Dengan demikian dengan luasan ROM yang terbatas, dapat menampung timbunan stock batubara dalam jumlah yang besar.

Kegiatan pengangkutan batubara di PT. Amanah Anugerah Adi Mulia menganut sistem kerja kemitraan, yaitu pihak perusahaan memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal yang memilki armada angkutan batubara (hauling) dapat ikut ambil bagian dalam melaksanakan kegiatan hauling ini. Unit hauling ini berupa dump truck engkel (berkapasitas 17 ton) dan tronton (berkapasitas 22 ton).
Mengingat armada hauling ini berjumlah banyak, maka dibentuklah beberapa kelompok pengelolaan, yang dikenal dengan istilah “Kode”. Pengelola kode bertanggungjawab atas kelancaran dan keamanan operasional hauling dari dump truck yang menjadi anggotanya. Sedangkan pihak perusahaan hanya berhubungan dengan beberapa pengelola kode tsb, baik terkait hal teknis (tata cara hauling dan penerapan aspek K3) maupun non teknis.

Kegiatan hauling ini dimulai dari pemuatan batubara asalan ke dump truck di ROM, kemudian berjalan melalui jalan tambang sejauh 43 km menuju stockpile pelsus Mandiri / pelsus DTBS / pelsus IKM (lokasi ketiga pelsus tersebut adalah berdampingan) dan menimbunkan stock batubara asalan ini di stockpile pelsus tersebut.

 

 

Copyright 2010 Amanah Group

Joomla 1.6 Templates designed by Joomla Hosting Reviews